Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Kubu Raya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kubu Raya. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Juni 2026

Hari Kelima Pencarian Sulyadi, Tim Gabungan Sisir Perairan Habitat Buaya Muara

Pencarian Sulyadi yang hilang saat memancing di perairan Batu Ampar, Kubu Raya, memasuki hari kelima. Tim SAR dan polisi memperluas penyisiran.
Pencarian Sulyadi yang hilang saat memancing di perairan Batu Ampar, Kubu Raya, memasuki hari kelima. Tim SAR dan polisi memperluas penyisiran.

KUBU RAYA - Tim SAR Gabungan bersama personel Polsek Batu Ampar dan warga setempat masih mengintensifkan pencarian terhadap Sulyadi (41), warga yang hilang saat memancing di perairan Dusun Karang Anyar, Desa Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Pencarian pada Jumat (26/6/2026) telah memasuki hari kelima.

Sulyadi dilaporkan hilang tanpa jejak beberapa hari lalu. Lokasi hilangnya korban diketahui merupakan kawasan habitat buaya muara yang selama ini dikenal rawan konflik satwa liar.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mengatakan pencarian terus dilakukan dengan memperluas radius penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

"Hingga hari ini, pencarian terhadap saudara Sulyadi telah memasuki hari kelima. Kami dari Polres Kubu Raya bersama Tim SAR Gabungan dan dibantu warga setempat masih terus mengintensifkan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga radius yang diperluas," ujar Ade.

Operasi pencarian dibagi ke beberapa titik yang dianggap krusial untuk memaksimalkan pengamatan, baik di permukaan air maupun di sepanjang tepian sungai yang dipenuhi vegetasi lebat.

Medan yang berat serta tingginya risiko di area perairan tidak menghentikan upaya tim gabungan dalam mencari keberadaan korban.

Selain melanjutkan pencarian, Polres Kubu Raya juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan Sungai Batu Ampar.

"Kami memohon dan mengimbau dengan sangat kepada seluruh masyarakat, terutama yang kerap beraktivitas di sekitar perairan Batu Ampar, untuk meningkatkan kewaspadaan. Wilayah tersebut dikenal sebagai habitat alami buaya," kata Ade.

Hingga pencarian hari kelima, korban belum ditemukan. Tim SAR Gabungan bersama unsur kepolisian dan warga setempat akan terus melanjutkan penyisiran di kawasan perairan Batu Ampar.

Pemkab Kubu Raya dan Kodam XII/Tanjungpura Perkuat Kolaborasi, Siapkan Pembangunan Batalyon Teritorial di Sungai Raya

Foto: Pangdam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Novi Rubadi Sugito Bersama Jajaran Berkunjung ke Kantor Bupati Kubu Raya

KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus memperkuat kerja sama dengan Kodam XII/Tanjungpura untuk mendukung pembangunan daerah. Hal itu mengemuka dalam kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Novi Rubadi Sugito bersama jajaran ke Ruang Bupati Kubu Raya, Jumat 26 Juni 2026.

Pertemuan menjadi momentum evaluasi kerja sama TNI dan pemerintah daerah, sekaligus membahas program strategis ke depan, termasuk rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) di Kabupaten Kubu Raya.

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito mengatakan kunjungan itu untuk melihat sejauh mana peran dan kerja sama yang telah dibangun bersama pemerintah daerah. “Ini menjadi evaluasi sejauh mana peran dan kerja sama yang sudah dibangun selama ini. Mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat, dan ke depan akan lebih ditingkatkan untuk kegiatan kerja sama yang lebih konkret,” ujarnya.

Pangdam menyampaikan beberapa wilayah di Kubu Raya mendapat perhatian, salah satunya melalui rencana pembangunan BTP yang nantinya membantu pemerintah daerah.

Bupati Kubu Raya Haji Sujiwo mengapresiasi kunjungan dan dukungan Kodam XII/Tanjungpura. “Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Hari ini kami dikunjungi Pangdam XII/Tanjungpura. Kebetulan kantor Kodam ada di Kabupaten Kubu Raya, sehingga kerja sama dan kolaborasi berjalan dengan baik,” kata Sujiwo.

Menurut Bupati, pembangunan BTP menjadi peluang besar karena akan menciptakan kawasan baru dan mendukung percepatan pembangunan. “Ini anugerah luar biasa untuk Kubu Raya. Ketika terbangun nanti, akan terbentuk kawasan baru dan ada personel TNI yang secara tidak langsung membantu pembangunan dan kemajuan daerah,” tegasnya.

Sebagai dukungan awal, Pemkab Kubu Raya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp3 miliar untuk pembangunan akses menuju lokasi BTP. Sujiwo berharap dukungan dapat ditingkatkan agar akses layak dan mendukung ribuan personel TNI yang akan bertugas.

Rencana pembangunan BTP berada di Kecamatan Sungai Raya. Kehadiran fasilitas itu diharapkan memperkuat pembangunan, pelayanan masyarakat, serta pertumbuhan kawasan baru di Kubu Raya. (Tim/Jm)

Kamis, 25 Juni 2026

Wujud Kepedulian Sosial di Musim Libur Sekolah, Angkasa Pura Indonesia Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 100 Anak di Kubu Raya dan Pontianak

Foto: PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Supadio menggelar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Khitanan Massal 100 Anak

KUBU RAYA - Mengisi libur sekolah dengan aksi nyata, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Supadio menggelar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Sehat Bersama InJourney Airports” berupa khitanan massal gratis, Kamis 25 Juni 2026.

Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Candra Distra Wiradi, dekat Bandara Internasional Supadio, pukul 08.00-12.00 WIB. Sebanyak 100 anak dari Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak mengikuti khitan massal, termasuk anak-anak wilayah ring satu bandara: Desa Limbung, Arang Limbung, dan Kuala Dua.

Program ini merupakan hasil kerja sama Angkasa Pura Indonesia dengan Pemkab Kubu Raya melalui Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, serta organisasi kemanusiaan Brigade Gerak Cepat Kemanusiaan (BRIGECK).

Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya H. Wan Irwansyah, S.Pd., SKM., M.A.P, mengapresiasi kegiatan tersebut. 

“Khitanan ini sangat positif dan bersejarah bagi anak-anak. Dari sisi agama memang dianjurkan, sementara dari aspek kesehatan manfaatnya sudah terbukti untuk menjaga kebersihan dan mencegah infeksi,” ujarnya.

Ia menambahkan metode khitan saat ini sudah lebih baik. “Ada obat penghilang rasa sakit sehingga proses lebih nyaman dan penyembuhan lebih cepat dibandingkan zaman dulu,” katanya.

Foto: Joko Wahyudi, Branch Communication & CSR Department Head Angkasa Pura Indonesia Bandara Supadio

Joko Wahyudi, Branch Communication & CSR Department Head Angkasa Pura Indonesia Bandara Supadio mewakili General Manager Maya Damayanti, menyampaikan kegiatan ini bentuk kepedulian perusahaan di libur sekolah untuk membantu orang tua.

“Kami bersinergi dengan Gerakan Cepat Kemanusiaan, Dinas Sosial, dan Polsek Kawasan Bandara Supadio. Peserta 100 orang dari Kubu Raya dan Pontianak mendapat layanan khitan higienis oleh tenaga medis profesional BRIGECK, serta santunan uang saku dan bingkisan,” jelas Joko.

Kegiatan dihadiri stakeholders termasuk Polsek Kawasan Bandara Supadio dan kepala desa ring satu bandara. Angkasa Pura Indonesia berharap silaturahmi dan kemitraan dengan pemerintah, lembaga kemanusiaan, serta masyarakat terus terjaga untuk mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan sejahtera. (Jm)

Selasa, 23 Juni 2026

Warga Kubu Raya Diduga Diterkam Buaya Saat Memancing, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Foto: Ilustrasi Pencarian Pemancing Yang Diduga Diterkam Buaya

KUBU RAYA - Seorang warga bernama Sulyadi (41) dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya muara saat memancing di Perairan Sungai Dusun Karang Anyar, Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Senin 22 Juni 2026 sore.

Peristiwa terjadi menjelang waktu magrib. Hingga Selasa 23 Juni 2026, tim gabungan masih melakukan penyisiran di sungai untuk mencari keberadaan korban.

Kapolsek Batu Ampar IPTU Fahrizal melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat Abdul Wahab berangkat menggunakan Sampan Robin untuk mengantarkan pasokan minyak dan rokok kepada korban.

“Di lokasi kejadian, korban terlihat berada di atas Sampan Robin seorang diri. Jarak antara Abdul Wahab dan korban saat itu sekitar 20 meter. Di sekitar lokasi juga terdapat Pitung yang menggunakan Sampan Robin berbeda,” jelas Ade.

Sekitar pukul 17.00 WIB, buaya berukuran besar tiba-tiba muncul dan menerkam korban. “Tanpa ampun, predator tersebut langsung menerkam dan menyambar tubuh korban. Dalam sekejap, korban diseret masuk ke dalam air,” ungkap Ade.

Abdul Wahab dan Pitung sempat berupaya melakukan pencarian di sekitar titik kejadian. Namun keterbatasan alat dan kondisi yang mulai gelap membuat upaya awal tidak membuahkan hasil. Keduanya kemudian kembali ke Desa Sungai Kerawang untuk melaporkan kejadian ke Polsek Batu Ampar dan meminta bantuan warga.

Mendapat laporan, jajaran Polsek Batu Ampar dan Pol Airud langsung bergerak ke lokasi kejadian. 

“Hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan. Namun upaya pencarian terus dilakukan secara masif dan maksimal,” ujar Ade.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di Perairan Sungai Dusun Karang Anyar, untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta tidak beraktivitas sendirian, terutama saat hari mulai gelap. (Red)

Dialog Kebangsaan Sambut Tahun Baru Islam 1448 H Digelar di Kubu Raya, Hadirkan Habib Jindan dan Habib Thoha

Foto: Dialog Kebangsaan Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

KUBU RAYA - Majelis Almuwasholah Baina Ulamail Muslimin Kalimantan Barat menggelar Dialog Kebangsaan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Senin 22 Juni 2026.

Kegiatan bertema “Spirit Hijrah Mempererat Persaudaraan untuk Indonesia yang Lebih Berdaulat dan Bermartabat” menghadirkan ulama kharismatik nasional Alhabib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan. Hadir pula para alim ulama, tokoh lintas agama, tokoh lintas etnis, tokoh masyarakat, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Dialog ini menjadi momentum memperkuat nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Kalbar yang dikenal sebagai miniatur Indonesia.

Dalam tausiyahnya, Habib Jindan mengajak masyarakat menjaga persatuan dan mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. 

“Persatuan adalah kekuatan bangsa. Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk saling menjauh. Justru keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan karunia yang harus dijaga dan dirawat bersama,” pesannya.

Ketua Majelis Almuwasholah Baina Ulamail Muslimin Kalbar, Alhabib Thoha Al-Jufri, mengatakan kegiatan ini menjadi sarana menyiarkan nilai-nilai Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam serta memperkuat komitmen menjaga kerukunan dan persatuan bangsa.

“Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian, persaudaraan, kasih sayang, dan penghormatan terhadap perbedaan. Semangat hijrah harus menjadi semangat untuk memperkuat persatuan dan membangun bangsa yang lebih baik,” ujarnya.

Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, SE., M.Sos., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan untuk memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan toleransi menghadapi tantangan pembangunan.

“Kami berterima kasih kepada Majelis Almuwasholah yang memilih Kubu Raya sebagai lokasi Dialog Kebangsaan. Kegiatan ini bukti bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan yang harus dijaga bersama,” kata Sujiwo.

Pertemuan dua tokoh ulama, Habib Jindan dan Habib Thoha, menjadi simbol kuat kolaborasi ulama dalam merawat kebhinekaan dan memperkokoh persatuan bangsa. (Tim/Jm)

Sabtu, 20 Juni 2026

Pria Ditemukan Meninggal di Rumah Kosong, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Foto: Lokasi Penemuan Mayat Seorang Pria di Rumah Kosong 

SUNGAI RAYA - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di teras rumah kosong di Jalan Parit Nomor 2, Gang Flamboyan 2, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Jumat 19 Juni 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.

Penemuan bermula dari laporan sekelompok anak yang mencium aroma tidak sedap saat bermain di sekitar lokasi. Mereka kemudian mendapati sesosok pria terbujur kaku di teras rumah kosong dan langsung melapor ke warga sekitar.

Warga yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan menghubungi Polsek Sungai Raya. Tim Identifikasi Polres Kubu Raya bersama personel Polsek Sungai Raya langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kasubsie Penamas Polres Kubu Raya Aiptu Ade membenarkan peristiwa tersebut. Korban diketahui berinisial WH, 31 tahun, warga setempat.

“Saat ditemukan, jenazah WH berada dalam posisi telentang di teras rumah dengan mengenakan kaos berwarna cokelat dan celana pendek abu-abu. Di sekitar lokasi dipenuhi tumpukan sampah plastik,” ujar Ade, Sabtu 19 Juni 2026.

Hasil pemeriksaan luar Tim Identifikasi tidak menemukan luka menganga atau tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh maupun kepala korban. Dari keterangan saksi dan keluarga, diketahui korban mengalami gangguan jiwa semasa hidupnya.

Pihak keluarga telah menyatakan ikhlas dan menolak dilakukan visum maupun autopsi. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga dan pengurus Yayasan Budi Bhakti Marga Chai untuk dimakamkan. Situasi di lokasi saat ini sudah kondusif. (Tim)


Jumat, 19 Juni 2026

Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Pemkab Kubu Raya Tahun 2027

Foto: Bupati Sujiwo Usai Mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuburaya 

SUNGAI RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berencana meningkatkan alokasi anggaran untuk sektor pendidikan dan kesehatan pada Tahun Anggaran 2027.

Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, mengatakan kedua sektor tersebut menjadi perhatian utama pemerintah daerah karena masih banyak fasilitas yang memerlukan perbaikan dan peningkatan pelayanan.

Menurutnya, hampir 60 persen sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten masih mengalami kerusakan dengan kategori sedang hingga berat. Kondisi serupa juga terjadi pada sejumlah fasilitas kesehatan yang membutuhkan pembaruan sarana dan peralatan medis.

“Pendidikan dan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi prioritas. Karena itu kami akan berupaya meningkatkan alokasi anggaran pada sektor tersebut,” kata Sujiwo.

Meski menghadapi keterbatasan fiskal daerah, pemerintah tetap berupaya mencari dukungan dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan. (Jm)

Polres Kubu Raya Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Foto: Polres Kubu Raya Gelar Donor Darah 

KUBU RAYA – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kubu Raya menggelar aksi kemanusiaan donor darah di Aula Mapolres Kubu Raya, Kamis 18 Juni 2026 pagi.

Kegiatan ini dihadiri langsung Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni, serta Ketua Bhayangkari Cabang Kubu Raya Ny. Ni Made Widyastini Mahardika.

Ratusan personel Polres Kubu Raya bersama anggota Bhayangkari dan elemen masyarakat tampak antusias mengikuti donor darah sejak pagi. Petugas medis dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak turut membantu jalannya kegiatan.

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade menegaskan, agenda ini bukan sekadar seremonial tahunan. Kegiatan ini merupakan gerakan moral untuk membantu pasien yang sedang berjuang di rumah sakit.

"Donor darah ini bagian dari rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kami ingin menegaskan bahwa kehadiran Polri harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Setetes darah yang Anda berikan hari ini sangat berarti bagi kelangsungan hidup dan kemanusiaan besok," ujar Ade.

Ade menambahkan, pasokan darah di fasilitas kesehatan sering mengalami defisit. Oleh karena itu, Polres Kubu Raya berinisiatif membantu PMI menjaga stabilitas stok darah.

Meski 72 orang mendaftar, tim medis menerapkan skrining kesehatan ketat. Dari proses seleksi tersebut, terkumpul 34 kantong darah siap pakai. Polres Kubu Raya berharap darah tersebut dapat membantu pasien di wilayah Kubu Raya, Pontianak, dan sekitarnya. (Tim)

Rabu, 17 Juni 2026

Bandara Supadio Siap Layani Kepulangan 1.861 Jemaah Haji Kalbar 17-21 Juni 2026

Foto: Pelayanan Keberangkatan dan Penyambutan Kepulangan Jemaah Haji Bandara Supadio Pontianak 

KUBU RAYA - Bandara Internasional Supadio Pontianak siap menyambut kepulangan jemaah haji Kalimantan Barat Tahun 1447 H/2026 M yang berlangsung pada 17 hingga 21 Juni 2026. Sebanyak 1.861 jemaah dijadwalkan tiba melalui bandara dalam lima hari operasional pemulangan.

Kedatangan perdana berlangsung Rabu 17 Juni 2026 dengan total 444 jemaah Kloter 14 yang berasal dari Kota Singkawang, Kota Pontianak, Kabupaten Sambas, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Landak, dan Kabupaten Bengkayang.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, menyampaikan seluruh fasilitas, personel, serta prosedur operasional telah dipersiapkan secara optimal guna memastikan proses kepulangan jemaah berjalan aman, tertib, dan nyaman.

"Kami mengucapkan selamat datang kembali di tanah air kepada seluruh jemaah haji asal Kalimantan Barat. Semoga ibadah haji para jemaah diterima oleh Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur," ujar Maya Damayanti.

Selama periode pemulangan, Bandara Supadio berkoordinasi dengan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah 1, Kementerian Agama, AirNav Indonesia, Balai Kekarantinaan Kesehatan, TNI/Polri, maskapai, ground handling, dan instansi terkait lainnya untuk mendukung kelancaran operasional.

Manajemen bandara mengimbau jemaah dan panitia untuk mengikuti arahan petugas agar proses pemulangan berlangsung tertib dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara.

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Kalimantan Barat:

1. 17 Juni 2026 - Kloter 14: 444 jemaah  

2. 18 Juni 2026 - Kloter 15: 445 jemaah  

3. 19 Juni 2026 - Kloter 16: 445 jemaah  

4. 20 Juni 2026 - Kloter 17: 444 jemaah  

5. 21 Juni 2026 - Kloter 18: 83 jemaah  

Melalui sinergi seluruh stakeholder, diharapkan rangkaian pemulangan jemaah haji Kalbar dapat berjalan aman dan lancar hingga kedatangan kloter terakhir pada 21 Juni 2026. (Tim)


Bupati Sujiwo Dukung Pengembangan SMP Quran Al Karimah dan Program Dokter Hafiz Quran

Foto: Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo (caping)

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk terus mendukung pengembangan SMP Quran Al Karimah sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam unggulan di Kalimantan Barat.

Hal tersebut disampaikan Sujiwo saat mengunjungi SMP Quran Al Karimah, Senin 16 Juni 2026. Ia mengaku memiliki kedekatan dengan sekolah tersebut karena pernah terlibat dalam peletakan batu pertama pembangunan sekolah saat masih menjabat sebagai Wakil Bupati Kubu Raya.

Menurut Sujiwo, kepercayaan masyarakat terhadap Al Karimah harus dijaga melalui peningkatan kualitas pendidikan, tenaga pengajar, serta fasilitas pendukung yang memadai.

“Al Karimah sudah sangat familiar di tengah masyarakat. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan publik telah terbangun dan harus terus dijaga,” ujarnya.

Ia menilai sekolah berbasis boarding school dan pondok pesantren memiliki keunggulan dalam membentuk karakter, adab, etika, dan moral peserta didik.

“Adab dan moral itu lebih tinggi daripada ilmu. Orang berilmu tetapi tidak memiliki adab yang baik, maka ilmunya tidak akan memberikan manfaat secara maksimal,” katanya.

Sujiwo juga mengungkapkan gagasan untuk membangun program beasiswa bagi para hafiz Al-Quran dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan ke Fakultas Kedokteran. Ia berharap anak-anak hafiz Quran dari keluarga tidak mampu bisa menjadi dokter.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan SMP Quran Al Karimah, termasuk pembangunan infrastruktur pendukung demi kemajuan pendidikan di daerah.

Ketua Yayasan Al Karimah, Muhammad Amri, S.P., M.A.P., menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah. Pada tahun ajaran 2025/2026, SMP Quran Al Karimah meluluskan tiga siswa hafiz 30 juz Al-Quran di tingkat SMP. Sebanyak 14 siswa lainnya telah menghafal lebih dari 20 juz.

Selain unggul dalam tahfiz, sekolah ini juga mencatatkan prestasi akademik. Berdasarkan hasil Tes Kemampuan Akademik, SMP Quran Al Karimah meraih nilai tertinggi di Kabupaten Kubu Raya untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika.

“Anak-anak mampu menghafal Al-Quran sekaligus berprestasi di bidang akademik,” jelas Amri.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Sy. Muhammad Firdaus, S.Pd., M.Pd., menilai SMP Quran Al Karimah telah berhasil membangun citra sebagai sekolah unggulan yang dipercaya masyarakat.

“SMP Quran Al Karimah sudah memenuhi syarat sebagai sekolah favorit karena memiliki branding yang kuat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai model pendidikan yang diterapkan Al Karimah dapat menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya di Kubu Raya. (Jm)


Selasa, 16 Juni 2026

Rumah Warga di Sungai Kakap Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Foto: Puing-puing bangunan pasca kebakaran 

KUBU RAYA - Satu unit rumah tinggal milik Haryono (52) di Dusun Merak, RT 003/RW 009, Desa Sungai Kakap, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, hangus terbakar api pada Selasa 16 Juni 2026 siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.50 WIB ini mengejutkan warga sekitar setelah kobaran api cepat membesar dan meluas ke badan bangunan.

Kapolsek Sungai Kakap Iptu Widiharso melalui Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade menjelaskan, titik api pertama kali diketahui dari teriakan histeris warga di luar rumah. 

Saat kejadian, anak pemilik rumah berada di dalam dan sedang mengerjakan tugas kuliah di ruang tengah. Setelah mendengar teriakan warga, ia menuju dapur dan mendapati api sudah membumbung tinggi dari arah belakang kulkas.

Korban sempat berupaya memadamkan api dengan air seadanya, namun material yang mudah terbakar membuat api cepat menyebar. Korban kemudian menyelamatkan diri dan menghubungi pemadam kebakaran serta Polsek Sungai Kakap.

Personel Polsek Sungai Kakap dan tim pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Sebanyak 8 unit pemadam gabungan dikerahkan untuk melokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman padat penduduk.

Aiptu Ade menegaskan kehadiran polisi di TKP untuk mengamankan lokasi, memastikan jalur evakuasi dan pergerakan armada pemadam tidak terhambat, serta mengantisipasi potensi penjarahan.

Api berhasil dipadamkan total pada pukul 11.35 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Kerugian materil masih dalam proses pendataan.

Berdasarkan hasil olah TKP awal dan keterangan saksi, kebakaran diduga kuat akibat korsleting arus listrik pada kabel kulkas di dapur korban.

Polres Kubu Raya mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kelayakan instalasi listrik dan penggunaan elektronik di rumah untuk mencegah kejadian serupa. (Tim/Jm)

Senin, 15 Juni 2026

Kubu Raya Raih WTP ke-12 Berturut-turut, DPRD Apresiasi Kinerja Pemda

Foto: Bupati Kuburaya, Sujiwo Usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kubu Raya

SUNGAI RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI Perwakilan Kalimantan Barat atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menjadi opini WTP ke-12 kali secara berturut-turut bagi Kabupaten Kubu Raya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kubu Raya H. Sujiwo dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kubu Raya dengan agenda penyampaian pidato Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025, Senin 15 Juni 2026.

Sujiwo menjelaskan laporan keuangan telah melalui proses pemeriksaan BPK RI Perwakilan Kalbar. Hasilnya, Kabupaten Kubu Raya kembali memperoleh opini WTP atas pengelolaan keuangan daerah tahun 2025.

Menurut Sujiwo, opini WTP bukan sekadar prestasi administratif, melainkan indikator bahwa pengelolaan dan pelaporan keuangan daerah telah berjalan sesuai standar akuntansi pemerintahan dan peraturan perundang-undangan.

“WTP bukanlah akhir perjuangan. Yang lebih penting adalah bagaimana anggaran yang telah dikelola benar-benar mampu menjawab kebutuhan rakyat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, serta seluruh perangkat daerah atas dukungan pembangunan selama TA 2025.

Sepanjang 2025, Pemkab Kubu Raya melaksanakan rekonstruksi 37 ruas jalan sepanjang 34 km, rehabilitasi 20 ruas jalan 12,8 km, penggantian 11 jembatan, rehabilitasi 6 jembatan, normalisasi sungai dan irigasi lebih dari 200 km, pembangunan turap, serta penataan ruang publik.

Di bidang kesehatan, RSUD Tuan Besar Idrus naik status menjadi rumah sakit tipe C. Di sektor ekonomi, pemerintah membentuk 123 Koperasi Merah Putih dan merevitalisasi pasar tradisional.

Realisasi pendapatan daerah TA 2025 mencapai Rp1,97 triliun atau 99,55 persen dari target. Realisasi belanja daerah mencapai Rp1,97 triliun atau 96,33 persen dari total anggaran.

Ketua DPRD Kubu Raya Johan Saimima mengapresiasi capaian tersebut. Ia menyebut ada peningkatan pendapatan daerah dari PAD maupun transfer ke daerah, serta SiLPA 2025 yang akan dimasukkan kembali ke APBD 2026.

“DPRD akan terus mendukung pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang baik, transparan, dan akuntabel agar capaian tersebut dapat dipertahankan,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Zainal Abidin menyoroti masih terbatasnya tenaga pendidik di sejumlah sekolah. DPRD akan menggelar rapat kerja dengan Dinas Pendidikan untuk mencari solusi, termasuk opsi penggabungan sekolah agar distribusi guru lebih efektif. (Jm)


Selasa, 02 Juni 2026

PBVSI Kubu Raya Benahi Administrasi Klub, KONI Dukung Pembinaan Atlet Berkelanjutan

PBVSI Kubu Raya Benahi Administrasi Klub, KONI Dukung Pembinaan Atlet Berkelanjutan
PBVSI Kubu Raya Benahi Administrasi Klub, KONI Dukung Pembinaan Atlet Berkelanjutan. 

KUBU RAYA – Komitmen membangun prestasi olahraga bola voli di Kabupaten Kubu Raya terus diperkuat. Ketua Caretaker Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Kubu Raya, H. Sahrudin, SE, secara resmi membuka Turnamen Bola Voli Rasau Jaya yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026.

Turnamen yang berlangsung meriah tersebut dihadiri pengurus PBVSI Provinsi Kalimantan Barat, perwakilan KONI Kabupaten Kubu Raya yang diwakili Rajali, Sekretaris Desa Rasau Jaya Umum, jajaran Polsek setempat, tokoh masyarakat, serta ratusan pecinta olahraga bola voli.

Dalam sambutannya, H. Sahrudin menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi antar-klub, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Kubu Raya di berbagai ajang olahraga.

"Melalui turnamen ini kita ingin melihat langsung potensi atlet-atlet muda yang dimiliki Kubu Raya. PBVSI akan terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan agar lahir atlet-atlet voli yang mampu bersaing di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional," ujar Sahrudin.

Ia menjelaskan, sebagai Ketua Caretaker PBVSI Kabupaten Kubu Raya, dirinya juga mendapat tugas untuk melakukan pembenahan organisasi, termasuk menata administrasi klub-klub bola voli yang ada di wilayah Kubu Raya.

Menurutnya, pendataan dan legalitas klub sangat penting agar keberadaan atlet maupun klub dapat teridentifikasi dengan baik sehingga memudahkan proses pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga.

"Kita ingin seluruh klub bola voli di Kubu Raya memiliki administrasi yang tertata dengan baik. Dengan data yang jelas, pembinaan atlet akan lebih terarah dan program pengembangan olahraga bisa berjalan maksimal," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, Abdul Hakim, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap turnamen ini sangat tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya klub yang ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

"Turnamen Bola Voli Rasau Jaya tahun ini diikuti oleh 24 klub dari berbagai wilayah. Selain menjadi ajang kompetisi dan silaturahmi, turnamen ini juga menjadi wadah untuk menjaring atlet-atlet potensial yang nantinya akan diseleksi oleh panitia bekerja sama dengan PBVSI Kabupaten Kubu Raya," kata Abdul Hakim.

Ia berharap dari turnamen tersebut akan lahir pemain-pemain muda berbakat yang dapat menjadi bagian dari tim-tim binaan PBVSI di masa mendatang.

"Harapan kami, turnamen ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menghasilkan atlet-atlet berkualitas yang dapat dibina lebih lanjut untuk mewakili Kubu Raya dalam berbagai kejuaraan," ujarnya.

Perwakilan Pengurus KONI Kabupaten Kubu Raya, Rajali, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen yang dinilai sangat positif dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi di daerah.

Menurutnya, KONI Kubu Raya mendukung penuh kegiatan-kegiatan olahraga yang mampu melahirkan atlet-atlet potensial sekaligus meningkatkan gairah masyarakat terhadap olahraga.

"KONI Kabupaten Kubu Raya mengapresiasi langkah PBVSI yang terus aktif melakukan pembinaan melalui turnamen seperti ini. Kompetisi merupakan sarana terbaik untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus menjaring talenta-talenta muda yang nantinya dapat dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan," ujar Rajali.

Ia juga berharap sinergi antara PBVSI, pemerintah daerah, KONI, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Kubu Raya.

"Kami berharap dari turnamen ini lahir atlet-atlet voli yang tidak hanya mampu berprestasi di tingkat kabupaten, tetapi juga bisa membawa nama Kubu Raya dan Kalimantan Barat di tingkat yang lebih tinggi. Pembinaan harus dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan," tambahnya.

Turnamen yang berlangsung dalam suasana penuh sportivitas itu juga menjadi sarana mempererat persatuan masyarakat, sejalan dengan semangat Hari Lahir Pancasila yang mengedepankan nilai kebersamaan dan gotong royong.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, H. Sahrudin turut menyerahkan langsung bonus kepada para pemenang turnamen. Penyerahan bonus tersebut disambut antusias oleh para atlet dan masyarakat yang hadir.

Melalui kegiatan ini, PBVSI Kabupaten Kubu Raya berharap olahraga bola voli semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi. (tim liputan).

Senin, 01 Juni 2026

Pancasila dalam Aksi Nyata, Dirjen Polpum Ajak ASN Kubu Raya Bangun Ketahanan Pangan

Foto: Aksi Tanam Komoditas Sayuran Implementasi Nyata Peringatan Hari Lahir Pancasila di Area Kantor Bupati Kubu Raya, Senin, 1 Juni 2026

KUBU RAYA - Mengamalkan nilai-nilai Pancasila ternyata tidak harus dimulai dengan program besar atau teori yang rumit. Cukup dengan menanam satu pohon cabai di pekarangan rumah, masyarakat sudah ikut berkontribusi mewujudkan sila kelima Pancasila: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Pesan sederhana namun penuh makna itu disampaikan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri RI, Akmal Malik, saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Senin, 1 Juni 2026.

Di hadapan jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Forkopimda, ASN, serta berbagai elemen masyarakat, Akmal menegaskan Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan atau sekadar dibacakan setiap upacara. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pancasila itu tidak hanya sebatas dibaca di teks, tapi kita laksanakan dalam keseharian kita. Dan kita mulai dengan memberikan percontohan untuk membangun ketahanan pangan,” kata Akmal.

Menurutnya, salah satu implementasi paling konkret saat ini adalah mendukung program ketahanan pangan dari lingkungan terkecil, yakni keluarga. Ia pun mengajak seluruh ASN Kubu Raya memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam cabai maupun tanaman produktif lainnya.

Akmal membuat ilustrasi sederhana yang langsung mengundang perhatian peserta upacara. Dengan jumlah ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang mencapai sekitar 5.000 orang, ia membayangkan apabila setiap pegawai menanam satu pohon cabai.

“Bayangkan satu pegawai menanam satu cabai. Lima ribu cabai. Satu cabai bisa menghasilkan sekitar 1,4 kilogram. Bayangkan berapa ton cabai yang bisa dihasilkan. Kita tidak akan inflasi lagi,” ujarnya disambut antusias peserta upacara.

Tidak hanya cabai, Akmal menyebut berbagai komoditas pangan lain seperti terong, tomat, maupun sayuran lainnya juga dapat menjadi bagian gerakan bersama untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus membantu mengendalikan harga kebutuhan pokok.

Ia menilai semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat merupakan wujud nyata pengamalan Pancasila yang bisa dilakukan siapa saja tanpa menunggu kebijakan besar dari pemerintah pusat.

“Melaksanakan Pancasila itu tidak usah rumit-rumit. Mulai saja dari diri kita sendiri. Pak Wakil dan Forkopimda akan mengoptimalkan gerakan ini. Mari ASN juga melakukan yang sama,” ajaknya.

Bagi Akmal, Hari Lahir Pancasila bukan hanya momentum mengenang sejarah lahirnya dasar negara, melainkan kesempatan merefleksikan sejauh mana nilai-nilai Pancasila telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui gerakan sederhana menanam cabai dan tanaman pangan lainnya, ia berharap semangat Pancasila hadir secara nyata di tengah masyarakat, sekaligus menjadi solusi menghadapi tantangan ekonomi, ketahanan pangan, dan pengendalian inflasi di daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Kubu Raya, H. Sukiryanto, S.Ag., menyambut baik arahan Dirjen Polpum Kemendagri RI. Menurutnya, ajakan menanam cabai dan tanaman pangan lainnya merupakan langkah sederhana yang memberi dampak besar bagi ketahanan pangan keluarga maupun daerah.

“Apa yang disampaikan Pak Dirjen sangat relevan dengan kondisi saat ini. Pengamalan Pancasila memang harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Menanam cabai, sayuran, maupun tanaman produktif lainnya bukan hanya membantu kebutuhan keluarga, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di Kabupaten Kubu Raya,” ujar Sukiryanto.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya siap mendukung dan mengoptimalkan gerakan tersebut melalui kolaborasi seluruh perangkat daerah, ASN, organisasi masyarakat, hingga kelompok tani di desa-desa.

“Kami mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk memulai dari lingkungan masing-masing. Jika dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan, gerakan kecil ini akan menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan kemandirian pangan sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sukiryanto berharap semangat Hari Lahir Pancasila 2026 tidak berhenti pada pelaksanaan upacara seremonial semata, melainkan menjadi momentum memperkuat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat. (Tim/Jm)


Sabtu, 30 Mei 2026

Ribuan Porsi Rendang Kurban Diserbu Warga, Bobon Santoso Pertama Kali Masak di Masjid Ismuhu Yahya

Foto: Bobon Santoso 

KUBU RAYA - Kegiatan Masak Besar bersama Bobon Santoso dalam program Qurban Bahagia digelar meriah di Masjid Ismuhu Yahya, Sabtu, 30 Mei 2026. Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan proses memasak rendang dari daging kurban yang dibagikan langsung kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., Kapolresta Pontianak Kombes Pol. Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., anggota DPRD Yuliansyah, serta H. Sugeng Hariadi, M.M., selaku Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat.

Bobon Santoso bersama Ozzy memimpin langsung proses memasak ribuan porsi rendang di kuali besar yang menjadi pusat perhatian warga sejak pagi hari.

Bobon Santoso mengaku kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertamanya memasak besar di Masjid Ismuhu Yahya. Ia juga menyebut konsep pembagian kurban tahun ini dibuat berbeda karena daging langsung diolah menjadi makanan siap santap.

“Ini pertama kalinya saya masak besar di Masjid Ismuhu Yahya. Alhamdulillah antusiasme masyarakat luar biasa. Kalau biasanya orang memberikan daging mentah, tahun ini kita langsung masak rendang dan dibagikan dalam bentuk siap santap,” ujar Bobon Santoso.

Panitia menyiapkan sekitar 3.000 hingga 4.000 porsi rendang dengan berat kurang lebih setengah kilogram per porsi. Proses penyembelihan hewan kurban telah dilakukan sejak dua hari sebelumnya agar pelaksanaan memasak dapat berjalan maksimal.

Ozzy mengatakan panitia sengaja memfokuskan hari pelaksanaan untuk memasak dan distribusi makanan kepada masyarakat.

“Untuk hewan kurban Alhamdulillah sudah dipotong di hari pertama dan kedua. Hari ketiga mulai packing dan hari ini kita fokus memasak. Warga juga bisa menikmati berbagai UMKM yang disediakan teman-teman Ismuhu Yahya,” kata Ozzy.

Selain pembagian rendang gratis, kegiatan tersebut juga diramaikan berbagai stan UMKM yang menjual produk kuliner, kosmetik, dan usaha lokal lainnya di area masjid.

Masjid Ismuhu Yahya mencatat total hewan kurban tahun ini mencapai 1.715 ekor, terdiri dari 1.646 kambing dan 69 sapi. Hewan kurban tersebut didistribusikan ke empat negara yakni Indonesia, Palestina, Sudan, dan Kenya. Khusus di Indonesia, distribusi dilakukan di 27 kota dengan jumlah shohibul kurban mencapai 2.032 orang.

Adapun penyembelihan di lingkungan Masjid Ismuhu Yahya dilakukan terhadap 25 ekor sapi dan 20 ekor kambing.

Suasana kebersamaan dan gotong royong terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Relawan, ibu-ibu, dan warga bersama-sama mengaduk rendang di kuali besar sambil melayani masyarakat yang terus berdatangan hingga acara selesai. (P)


Selasa, 19 Mei 2026

Panitia Harlah ke-17 Paguyuban Giri Mulyo Wonogiri Kalbar Audiensi Dengan Bupati Kubu Raya

Foto: Bupati Kubu Raya Terima Audensi Panitia Harlah ke-17 Paguyuban Giri Mulyo Wonogiri Kalbar

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menerima audiensi Panitia Hari Lahir (Harlah) ke-17 Paguyuban Giri Mulyo Wonogiri Kalimantan Barat di ruang kerja bupati pada Senin (18/5/2026).

Audiensi tersebut berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Hadir dalam pertemuan itu Ketua Paguyuban Giri Mulyo Wonogiri Kalbar, Suharto; Ketua Panitia Harlah dan Pagelaran Wayang Kulit, Sutardi; Tokoh Wonogiri Kubu Raya, H. Sukasdi; serta Sekretaris Paguyuban Jawa Kalimantan Barat (PJKB), Edi Suhairul, S.Pd.I, CIM.

Selain bersilaturahmi, kedatangan panitia juga untuk menyampaikan undangan secara langsung kepada Bupati Sujiwo agar dapat menghadiri rangkaian kegiatan Harlah ke-17 Paguyuban Giri Mulyo Wonogiri Kalbar yang akan digelar pada 23 Mei 2026 di Taman Dirgantara Supadio.

Dalam kesempatan tersebut, panitia menyampaikan bahwa peringatan harlah akan dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit dan campur sari sebagai bentuk pelestarian budaya Jawa sekaligus mempererat tali persaudaraan masyarakat perantauan di Kalimantan Barat.

Pagelaran wayang kulit tersebut akan menghadirkan dalang perempuan asal Wonogiri, Jawa Tengah, yakni Nyi Wulan Sri Panjang Mas, S.Sn dengan lakon “Semar Mbangun Khayangan”. Penampilan tersebut diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat pecinta seni dan budaya tradisional Jawa di Kalimantan Barat.

Tidak hanya itu, kegiatan juga akan dihadiri warga Wonogiri dari 14 kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat. Momentum tersebut menjadi ajang silaturahmi besar masyarakat Wonogiri perantauan sekaligus memperkuat rasa persaudaraan dan kekompakan antarsesama warga.

Panitia juga akan menghadirkan berbagai produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) milik warga Wonogiri sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bupati Sujiwo menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi upaya paguyuban dalam menjaga nilai-nilai budaya, kebersamaan, serta semangat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.

Menurut Sujiwo, kegiatan budaya seperti pagelaran wayang kulit bukan hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi dan memperkokoh persatuan antarwarga.

“Pemerintah daerah tentu mendukung kegiatan positif yang dapat mempererat kebersamaan masyarakat serta melestarikan budaya nusantara,” ujar Sujiwo.

Panitia berharap pelaksanaan Harlah ke-17 Paguyuban Giri Mulyo Wonogiri Kalbar dapat berjalan lancar dan menjadi momentum memperkuat kekompakan warga Wonogiri di Kalimantan Barat sekaligus mempererat hubungan dengan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Kubu Raya. (Tim)

Pemkab Kubu Raya Terbitkan Dispensasi Solar untuk Atasi Kelangkaan BBM Transportasi Sungai

Foto: Bupati Kubu Raya Bersama Ketua Gapasdap Usai Rapat Koordinasi Terkait Kelangkaan BBM Bersubsidi Jenis Solar

KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bergerak cepat menyikapi kelangkaan BBM bersubsidi jenis solar yang berdampak pada terganggunya operasional transportasi sungai di sejumlah wilayah pesisir dan terpencil.

Permasalahan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Terkait Kelangkaan BBM Bersubsidi Jenis Solar yang digelar di lingkungan Setda Kabupaten Kubu Raya, Senin (18/5). Rapat dihadiri langsung Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, Wakil Bupati Kubu Raya H. Sukiryanto, Sekda Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam, pihak Pertamina, Ketua Gapasdap Agus Tianto, tokoh masyarakat, Camat Batu Ampar, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Rapat digelar menyusul aksi mogok sebagian angkutan sungai akibat sulitnya mendapatkan BBM solar serta tingginya harga BBM industri yang dinilai memberatkan para operator kapal tradisional.

Ketua Gapasdap Agus Tianto mengatakan, transportasi sungai merupakan akses utama masyarakat di tujuh kecamatan di Kabupaten Kubu Raya, terutama wilayah pesisir dan perairan yang sangat bergantung pada jalur sungai.

“Kami sudah berupaya sejak April melakukan komunikasi dengan Dinas Perhubungan dan Pertamina terkait kebutuhan BBM. Kalau transportasi sungai berhenti total, dampaknya sangat besar bagi masyarakat, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan hingga distribusi kebutuhan pokok,” ujarnya.

Menurut Agus Tianto, selama ini transportasi sungai belum mendapatkan perhatian maksimal, padahal ribuan masyarakat setiap hari menggunakan jalur air sebagai sarana utama mobilitas dan pengangkutan barang. Ia juga menyoroti minimnya fasilitas pengisian BBM khusus kapal di wilayah Kubu Raya. Saat ini, keberadaan SPBUN dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan operasional angkutan sungai.

“Kalau kapal berhenti, masyarakat di daerah terpencil otomatis lumpuh. Karena di sana transportasi air adalah urat nadi kehidupan masyarakat,” katanya.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Kubu Raya H. Sujiwo menegaskan pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret guna mencegah dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.

“Kalau kondisi ini dibiarkan, efek dominonya akan berdampak ke banyak sektor. Maka demi kepentingan masyarakat dan pelayanan publik, pemerintah daerah akan menerbitkan surat dispensasi pengambilan solar untuk transportasi sungai,” kata Sujiwo saat wawancara usai rapat.

Menurut Sujiwo, kebijakan dispensasi tersebut bersifat sementara sambil menunggu regulasi dan rekomendasi resmi dari pihak terkait, termasuk BP Migas.

Ia juga meminta Pertamina meningkatkan pengawasan distribusi BBM agar tidak terjadi penyalahgunaan dan penimbunan oleh oknum tertentu.

“Saya minta pengawasan distribusi BBM diperketat supaya masyarakat kecil tidak menjadi korban,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap langkah tersebut dapat membuat operasional transportasi sungai kembali normal sehingga aktivitas masyarakat di wilayah pesisir dan perairan tetap berjalan lancar. (Jm)

Kamis, 14 Mei 2026

Bupati Kubu Raya Gelar Banteng Gowes untuk Serap Aspirasi dan Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan

Foto: Bupati Kubu Raya Gowes Bersama Komunitas Sepeda dan Masyarakat 

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, kembali menggelar kegiatan “Banteng Gowes” bersama komunitas sepeda dan masyarakat pada Kamis (14/5/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Taman Juang Komplek Mediteranian Palace, Jalan Sungai Raya Dalam, Kubu Raya ini tidak hanya difokuskan pada olahraga, tetapi juga dipadukan dengan aksi sosial, penanaman pohon, dan peninjauan langsung permasalahan masyarakat di lapangan.

Haji Sujiwo menegaskan bahwa Banteng Gowes merupakan sarana untuk mempererat persaudaraan sekaligus mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. 

“Ini bukan gowes sembarang gowes. Kita padukan dengan penanaman pohon, berbagi sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, dan yang paling penting membangun persaudaraan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap perjalanan gowes dimanfaatkan untuk melihat langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Hal tersebut kemudian akan dibawa dan dicarikan solusi bersama pemerintah daerah.

“Semua yang saya lewati sekaligus saya belanja masalah rakyat. Nanti saya bawa pulang ke kantor untuk kita pecahkan bersama-sama,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati bersama kepala desa meninjau Jalan RT 14 yang menghubungkan Desa Limbung dengan Rasau Jaya. Jalan tersebut dinilai strategis sebagai jalur alternatif masyarakat dan sebelumnya telah dua kali dibangun melalui program TMMD. Rombongan juga meninjau kondisi jalan usaha tani di kawasan pertanian sayur-mayur untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan Banteng Gowes diisi dengan aksi penanaman pohon. Haji Sujiwo mengajak masyarakat mencintai bumi dengan cara sederhana, yaitu menanam pohon.

“Cara paling ampuh merawat dan mencintai bumi adalah menanam pohon, karena pohon menghasilkan oksigen yang kita hirup setiap hari,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Sujiwo juga menjelaskan terkait pemindahan pohon tabebuya di kawasan Bundaran Digulis menuju Simpang Polda. Ia menegaskan pohon tersebut tidak ditebang, melainkan dipindahkan untuk mendukung penataan kawasan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui pemasangan neon box reklame.

“Pohon-pohon itu tidak dimatikan, tetapi dipindahkan dan ditanam kembali. Alhamdulillah hampir semuanya hidup dan subur,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberadaan reklame di kawasan tersebut diharapkan mampu menambah pemasukan daerah di tengah kondisi fiskal yang belum stabil. Sujiwo juga menyampaikan apresiasi atas kritik dari para pecinta lingkungan, termasuk aktivis lingkungan Pandita Ateng.

“Saya berterima kasih atas kritik yang diberikan karena itu bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Saya juga pecinta lingkungan dan tidak mungkin merusaknya,” tegasnya.

Di sela kegiatan, peserta gowes disambut warga dengan sajian makanan tradisional seperti jagung rebus, ubi rebus, pisang rebus, dan kelapa muda. Komunitas gowes juga membagikan sembako kepada masyarakat sekitar.

Sujiwo memastikan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan. Agenda gowes berikutnya direncanakan menempuh jarak sekitar 75 kilometer sambil menggelar aksi bersih lingkungan dan edukasi menjaga kebersihan.

“Kalau kita rajin membersihkan lingkungan, manfaatnya akan kembali kepada kita semua,” pungkasnya. (Jm)


Selasa, 05 Mei 2026

Bandara Supadio Siap Berangkatkan 1.861 Jemaah Haji Kalbar ke Embarkasi Batam

Foto: PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio Siapkan Keberangkatan Jemaah Haji Ke Embarkasi Batam

KUBU RAYA - PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio memastikan kesiapan fasilitas dan layanan untuk mendukung keberangkatan 1.861 jemaah haji asal Kalimantan Barat. Para jemaah yang tergabung dalam Kloter 14 hingga Kloter 18 akan diberangkatkan menuju Embarkasi Batam (BTH) mulai 5 hingga 9 Mei 2026.

Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalbar, jemaah haji yang diberangkatkan melalui Bandara Supadio berasal dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Tiga daerah dengan jumlah jemaah terbanyak adalah Kota Pontianak 1.508 orang, Kota Singkawang 157 orang, dan Kabupaten Kubu Raya 35 orang. Rincian lengkapnya: Kabupaten Sintang 32 orang, Sambas 19 orang, Sanggau 16 orang, Kayong Utara, Ketapang, dan Mempawah masing-masing 12 orang, Bengkayang 10 orang, Melawi 8 orang, Sekadau dan Landak masing-masing 3 orang, serta Kapuas Hulu 2 orang. Keberangkatan juga didampingi oleh unsur Petugas Haji Daerah (PHD) dan KBIHU.

Operasi angkutan haji tahun 2026 ini dilayani oleh maskapai Lion Air dengan armada Boeing 737-800 (B738). Seluruh penerbangan melayani rute langsung Pontianak (PNK) menuju Batam (BTH) yang terbagi dalam lima kelompok terbang.

Fasilitas dan Layanan Khusus Haji

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, menegaskan komitmen bandara sebagai gerbang keberangkatan untuk memberikan pelayanan terbaik, aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh calon jemaah haji.

“Pihak bandara bersama seluruh stakeholder berkoordinasi intensif dan berupaya maksimal memastikan kelancaran proses keberangkatan, mulai dari pemeriksaan keamanan, pelayanan bagasi, hingga proses boarding dan keberangkatan pesawat,” ujar Maya.

Adapun persiapan khusus yang telah dilakukan meliputi: penyiapan apron khusus untuk parkir pesawat haji, fasilitas keamanan berupa X-Ray dan walkthrough di Asrama Haji, pengawalan oleh petugas Aviation Security, petugas Apron Movement Control, serta prosedur pelayanan khusus penerbangan haji.

“Prioritas kami adalah memastikan jemaah haji mendapatkan pelayanan yang nyaman, aman, cepat, dan lancar selama berada di Bandara Supadio sampai pesawat mengudara,” tambahnya.

Jadwal Penerbangan

Maya menjelaskan rincian jadwal keberangkatan 13 penerbangan haji tersebut:  

- 5–6 Mei 2026: Kloter 14 dengan 3 penerbangan pukul 19.00, 23.00, dan 03.00 WIB.  

- 6–8 Mei 2026: Kloter 15, 16, dan 17 masing-masing 3 penerbangan per hari pukul 09.00, 13.00, dan 17.00 WIB.  

- 9 Mei 2026: Kloter 18 dengan 1 penerbangan pukul 09.00 WIB sebagai penutup rangkaian keberangkatan.

Maya memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kalimantan Barat agar proses keberangkatan berjalan aman, lancar, dan tepat waktu. Manajemen Bandara Supadio juga mengimbau seluruh jemaah haji untuk menjaga kesehatan serta mengikuti arahan petugas dengan tertib selama menjalankan ibadah haji, dengan harapan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jemaah kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Senin, 04 Mei 2026

Blusukan Naik Sepeda, Bupati Kubu Raya Serap Aspirasi Warga Hingga Bikin Haru

Foto: Bupati Kubu Raya, Sujiwo Blusukan Dengan Sepeda Ke Pemukiman Warga 

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya H. Sujiwo melakukan blusukan dengan bersepeda pada Minggu (3/5/2026) untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga di lapangan.

Rute gowes dimulai dari Jalan Arteri Supadio, kemudian melintasi kawasan Sungai Raya, Parit Baru, hingga Kuala Dua. Di sepanjang perjalanan, Bupati Sujiwo beberapa kali berhenti untuk berdialog dengan warga.

Warga tampak antusias menyambut kedatangan Bupati. Sejumlah aspirasi disampaikan langsung, mulai dari persoalan infrastruktur, lingkungan, hingga kebutuhan dasar masyarakat.

“Dengan turun langsung seperti ini, kita bisa melihat kondisi riil di lapangan dan mendengar langsung keluhan masyarakat,” ujar Sujiwo.

Selain menyerap aspirasi, kegiatan ini juga menjadi ajang kampanye hidup sehat serta ajakan menjaga kebersihan lingkungan.

Bupati menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk kedekatan pemerintah dengan masyarakat.

Sentuh Hati Warga: Rumah Ibu Maria Didatangi Langsung


Ibu Maria

Blusukan tersebut menyentuh hati warga, salah satunya Ibu Maria yang tak kuasa menahan haru saat rumahnya didatangi langsung oleh orang nomor satu di Kubu Raya.

Dalam kunjungan sederhana itu, Bupati turun langsung melihat kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan sembako. Kehadiran Bupati di tengah masyarakat kecil menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah.

Ibu Maria dengan mata berkaca-kaca mengaku tidak pernah menyangka rumahnya akan didatangi langsung oleh seorang bupati.

“Ini seperti mimpi dalam hidup saya,” ucapnya lirih.

Bagi Ibu Maria, momen tersebut bukan sekadar menerima bantuan, tetapi menjadi sejarah baru dalam hidupnya. Perhatian dan kehadiran langsung dari pemimpin daerah itu akan selalu ia kenang sepanjang masa. (Jm)